Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Kembali, Info Lowongan Kerja Karyawan PT Gunung Mulia Steel untuk Akhir Tahun 2026, Jangan Ketinggalan!

By On Rabu, Oktober 21, 2026

SERANG, Tentakel.id - Seraya mengajak "Ayo sobat segera lengkapi identitas dirimu melamar di perusahaan PT Gunung Mulia Steel, lowongan kerja khusus laki-laki akhir tahun, yakni bulan Desember 2026.

Alamat Perusahaan PT Gunung Mulia Steel (PT GMS) di Jalan H. A. Jumsari Kelurahan Beberan Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Provinsi Banten, kode pos 42182. 

Info mengenai lowongan kerja di sampaikan langsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, oleh Yayan Sofyan, HRD. PT. GMS, terhadap kebutuhan perusahaan dan apa saja yang mesti di persiapkan oleh para pelamar. 

"Di mulai hari ini, Selasa, 20 Oktober 2026, perusahaan membuka rekruitment karyawan, kami perusahaan (PT GMS) membutuhkan karyawan yang handal, rajin, serius dan disiplin untuk di tempatkan pada bagian wiremesh, wide flange, welders dan juga bagian maintenence"

"Dan perlu di ingat bagi para pelamar untuk batas akhir surat lamaran kami terima sampai dengan 30 November 2026" 

Info lainnya, pelamar dapat mengirim surat lamaran melalui email perusahaan atau menyerahkan ke pos penerima (pos security). 

"Masih dengan persyaratan yang sama pada sebelumnya, Pelamar dapat mengirim surat lamarannya ke email, pt.gunungmuliasteel@gmail.com atau di serahkan ke pos security yang di sediakan dan yang di percayakan untuk penerima surat lamaran" 

Adapun kebutuhan dan persyaratan pelamar sebagai berikut: 

1. Laki - laki 

2. Umur 25 tahun - 35 tahun

3. Surat Keterangan Sehat 

4. Dokumen KTP Dan KK

5. Pas Foto 3x4

6. SKCK dari kepolisian

7. Kartu Pencari Kerja (Ak-1)

8. Ijasah SLTP/SLTA sederajat

9. Dan dapat menyertakan Sertifikat Pengalaman Kerja. 

Masih kata Yayan, mengenai besaran upah karyawan yang bekerja di perusahaan PT. GMS. 

"Perusahaan GMS sangat memperhatikan karyawannya, perusahaan mengupah karyawannya sudah sesuai upah minimum kabupaten yang di berlakukan" 

Dan perlu di perhatikan kepada para pencari kerja untuk tidak mempercayakan kepada calo yang menawarkan jasa. 

"Perusahaan melarang adanya praktik percaloan," pungkasnya. 

Menutup pesannya kepada pelamar calon karyawan, "Kami tunggu kalian, bila syarat administrasi surat lamaran terpenuhi, kalian pasti bertemu dengan kami pada saat tes, semoga sukses," terangnya. (Kurniawan)

Disnakertrans Kabupaten Serang dan Kepolisian Dukung Serta Menghargai Upaya PT Gunung Mulia Steel dalam Rekruitment Karyawan

By On Rabu, Oktober 21, 2026

SERANG, Tentakel.id - Untuk memenuhi tugas perusahaan dalam pelaksanaan perekrutan karyawan, perusahaan wajib menginformasikan ke masyarakat pelamar kerja serta menyerahkan laporan pemberitahuan kepada instansi terkait. 

Menemui di tempat kerjanya, pada Rabu, 21 Oktober 2026, hal yang di lakukan untuk perekrutan karyawan, Yayan Sofyan, selaku HRD. PT. Gunung Mulia Steel (GMS), telah menyambangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten serang guna menyerahkan laporan pemberitahuan terhadap rekruitment karyawan. 

"Sebelumnya, pada hari Jumat 16 Oktober 2026, kami pihak perusahaan sudah menyerahkan laporan pemberitahuan tentang rencana perekrutan karyawan untuk akhir tahun bulan Desember 2026, kepada Disnakertrans Kabupaten Serang" 

Setelah laporan pemberitahuan di serahkan, hasilnya pihak disnakertrans berikan support serta menghargai terhadap upaya perusahaan yang turut membantu tugas Disnakertrans dan pemerintah daerah. 

"Laporan kami di terimanya bersama adanya dukungan untuk optimalisasi rencana kerja juga pihak dinas begitu menghargai atas upaya-upaya perusahaan yang telah membuat peluang rekruitment karyawan, menurutnya hal tersebut jadi bagian tugas Disnakertrans dan pemerintah daerah," jelasnya sambil menunjukan bukti laporan pemberitahuan. 

Selain itu, pada Sabtu 10 Oktober 2026, perusahaan kami (PT. GMS) kedatangan dari institusi kepolisian Polres Serang untuk menyampaikan dukungan serta kerja samanya dalam mengurangi pengangguran dan inti pertemuan tersebut. 

"Kedatangan beliau (pihak kepolisian, red) kami menyambutnya dan menerima bersepakat bekerja sama" 

Kata Yayan, perlu diketahui bahwa rekruitment karyawan suatu kebutuhan perusahaan dan juga salah satu program kepolisian. 

"Kami saling mendukung membangun kerja sama, perusahaan PT. Gunung Mulia Steel dan POLRI dalam rangka mensuport program POLIRAN (POLISI PEDULI PENGANGGURAN)," terangnya. (Kurniawan) 

Wabup Najib Hamas Sebut Program PLN Peduli Bukti Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan

By On Rabu, Oktober 21, 2026

Wabup Serang, Muhammad Najib Hamas saat menghadiri kegiatan program PLN Peduli, di SDN Pulau Panjang 2, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Kamis, 15 Oktober 2026. 

SERANG, Tentakel.id - PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli menggandeng Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (Harfa Banten) untuk merealisasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRIDGE Banten, di SDN Pulau Panjang 2, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Kamis, 15 Oktober 2026. 

Program tersebut berfokus pada tiga aspek utama, yakni pelestarian lingkungan, pengembangan sarana olahraga, dan penguatan fasilitas literasi guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan potensi siswa di wilayah kepulauan. 

Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas mengapresiasi kolaborasi PLN Peduli dan Harfa Banten yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan bantuan kemanusiaan. 

Menurut Najib, kehadiran PLN Peduli di Kabupaten Serang bukan kali pertama. Berbagai program telah direalisasikan melalui kerja sama dengan Harfa Banten, termasuk menjangkau wilayah yang jauh dari jangkauan seperti Pulau Panjang. 

"Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap pendidikan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang tinggal di wilayah kepulauan. Kami sangat mengapresiasi PLN Peduli dan Harfa Banten yang telah hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Najib. 

Sementara itu, Manager PLN UP3 Banten Utara, Hasudungan Siahaan mengatakan, program BRIDGE Banten merupakan salah satu bentuk kepedulian PLN terhadap perkembangan generasi muda melalui dukungan fasilitas pendidikan dan lingkungan yang sehat. 

Menurutnya, PLN mempercayakan Harfa Banten sebagai mitra pelaksana atau person in charge (PIC) dalam merealisasikan sejumlah program sosial di wilayah Banten. 

"Harfa Banten telah menjadi mitra kami dalam berbagai program, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga advokasi, kesehatan, dan tanggap bencana. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat," kata Hasudungan. 

Ia menjelaskan, pemilihan SDN Pulau Panjang 2 sebagai lokasi program didasarkan pada kebutuhan sekolah serta kondisi geografisnya yang relatif jauh dari pusat perkotaan. 

"Walaupun lokasinya cukup jauh dan harus menyeberangi lautan, pemenuhan kebutuhan pendidikan tetap harus menjadi perhatian bersama. Anak-anak di Pulau Panjang harus memiliki kesempatan untuk berkembang dengan baik dan memperoleh dukungan fasilitas pendidikan yang layak," ujarnya. 

Program BRIDGE Banten diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha, lembaga sosial, dan pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan serta memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk tumbuh, belajar, dan berprestasi. (*/red)

Gubernur Andra Soni Sebut Satlinmas Bagian dari Pemerintah untuk Lindungi Masyarakat

By On Rabu, Oktober 21, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat Rakor Satlinmas Provinsi Banten Tahun 2026, di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis, 15 Oktober 2026. 

SERANG, Tentakel.id - Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, perlindungan masyarakat merupakan bagian penting dari kehadiran pemerintah untuk menciptakan rasa aman. 

Untuk memastikan masyarakat memperoleh perlindungan yang memadai, penting untuk memperkuat kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). 

“Satlinmas merupakan unsur yang dekat dengan masyarakat dan berada di lingkungan tempat berbagai aktivitas masyarakat berlangsung. Karena itu, Satlinmas harus menjadi bagian penting dari sistem perlindungan masyarakat yang dibina secara berkelanjutan dan diperkuat kapasitasnya,” ujar Andra Soni saat Rapat Koordinasi (Rakor) Satlinmas Provinsi Banten Tahun 2026, di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis, 15 Oktober 2026. 

“Penguatan Satlinmas tidak hanya berkaitan dengan jumlah personel, tetapi juga mencakup peningkatan kompetensi, kesiapan sarana dan prasarana, kualitas informasi, serta koordinasi dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk keadaan darurat,” imbuhnya. 

Menurutnya, penyelenggaraan perlindungan masyarakat membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, desa, kelurahan, hingga perangkat daerah terkait. 

Andra Soni mengingatkan agar pelaksanaan tugas perlindungan masyarakat senantiasa mengedepankan sikap humanis, disiplin, proporsional, serta menghormati hak-hak masyarakat.

“Dengan pendekatan tersebut, kita ingin membangun ketertiban yang tidak hanya bertumpu pada penindakan, tetapi juga pada kesadaran, pencegahan, komunikasi, dan partisipasi masyarakat,” ujarnya. 

Melalui Rakor ini, Andra Soni berharap dapat menghasilkan langkah nyata pemetaan kondisi dan kompetensi personel Satlinmas di setiap kabupaten kota, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan mekanisme koordinasi, peningkatan kapasitas melalui pelatihan, dan simulasi. 

Termasuk penyusunan rencana aksi yang terukur dengan target dan indikator keberhasilan yang jelas. 

“Penting membangun sistem perlindungan masyarakat yang inklusif, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang membutuhkan bantuan tambahan dalam situasi darurat,” ujarnya. 

“Peningkatan perlindungan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Kita memiliki modal sosial berupa budaya gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan tradisi saling membantu ketika menghadapi kesulitan. Modal sosial ini harus kita pelihara dan kembangkan menjadi kekuatan dalam membangun ketahanan masyarakat,” tambah Andra Soni menjelaskan. 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Thephilus Lukas Ayomi mengungkapkan, dukungan pemerintah terhadap Satlinmas tertuang dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 300.6.7-E657/BAK tanggal 6 Mei 2025 mengenai pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Perlindungan Masyarakat (Simlinmas) serta penjelasan nomenklatur dan kodifikasi program dan kegiatan dalam APBD. 

Melalui kebijakan tersebut, kata dia, pemerintah daerah memiliki acuan dalam merencanakan dukungan anggaran untuk pemberdayaan Satlinmas. 

Termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan dan pemeliharaan sarana prasarana, pembinaan, serta penguatan koordinasi penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum. 

“Dukungan kebijakan dan anggaran tersebut dapat mendorong optimalisasi peran Satlinmas sebagai instrumen partisipasi masyarakat dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum,” ujarnya. 

Menurutnya, melalui Rakor Satlinmas Provinsi Banten Tahun 2026, dapat terbangun komitmen bersama untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kapasitas personel, serta memperjelas mekanisme koordinasi dalam penyelenggaraan perlindungan masyarakat. 

“Mampu memperkuat ketahanan masyarakat dan mewujudkan kondisi daerah yang aman, tertib, serta kondusif bagi keberlangsungan pembangunan di Provinsi Banten,” ujar Thephilus. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Herry Hermanus Horo menyampaikan bahwa penguatan Satlinmas merupakan upaya strategis untuk mengoptimalkan potensi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. 

Menurutnya, Satlinmas memiliki jangkauan hingga tingkat desa dan kelurahan sehingga berpotensi menjadi kekuatan penting dalam mendukung penyelenggaraan perlindungan masyarakat. 

Oleh karena itu, kata dia, diperlukan kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, kota, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

“Ini mungkin bagian dari anak bangsa yang seperti terlupakan. Kita coba maksimalkan dengan kerja sama dan kolaborasi serta koordinasi yang baik. Kita akan coba mengangkat harkat dan martabat serta tugas dan fungsi Linmas sebagai ujung tombak penjaga ketertiban dan keamanan di wilayah,” ujarnya. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *